Adabanyak kepercayaan di muka Bumi, wajar karena manusia pun beragam. Di antaranya ada yang jarang terdengar aneh dan unik misalnya pemuja alien sampai sepeda motor 'Bullet Baba'. Berikut ini dirangkum detikINET dari berbagai sumber, Selasa (27/4/2021) kepercayaan atau sekte agama yang unik di penjuru dunia: 1. Universe People.
Kaliini giliran pria bernama Risky yang membagikan pengakuan pernah jadi jemaat gereja setan. Risky menceritakan pengalamannya di hadapan Gritte Agatha. Risky mengungkapkan pahitnya kehidupan yang ia alami. Mulai dari kekecewaan terhadap sosok ayah hingga cobaan bertubi-tubi. Padahal ia merasa udah menjadi sosok yang taat agama.
Kasuspertama di dunia. Anak perempuan tersebut merupakan bagian dari suku Yazidi yang menjadi kelompok minoritas di Irak di mana mereka mengkombinasikan berbagai ajaran agama seperti Islam, Kristen, Yahudi dan kepercayaan seperti Zoroastria dan Manichean. Anggota ISIS beranggapan warga Yazidi ini sebagai pemuja setan dan sudah membunuh lebih
PENGERUSISyiah Malaysia, Kamil Zuhairi Abdul Azizi antara 22 pengikut ajaran itu yang ditahan Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) di sebuah markas Hauzah ar-Ridha di Taman Sri Gombak, Gombak, malam tadi.
alwyrachmanpengajar di fakultas ilmu budaya universitas hasanuddin
Artikata 'majusi' di KBBI adalah pengikut agama pemuja api (di persia kuno). Inilah rangkuman definisi majusi berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia dan berbagai referensi lainnya. KB BI. Lektur GadgetLogi Antonim Sinonim Cek Typo Kamus Inggris-Indonesia. Arti Majusi di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS umat agama pemuja api . Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu.
Majusi1] adalah sebutan bagi para pengikut agama Zoroaster yang mana sebutan ini telah dikenal dan digunakan semenjak 6 abad sebelum masehi. Penggunaan paling awal yang pernah diketahui adalah pada inkripsi tiga bahasa yang ditulis oleh Darius, yang disebut inkripsi Behistun.
Bagipara pecinta sepak bola, Diego Maradona jelas adalah seorang legenda besar.
AyahPin menggaet hati pengikut dengan ajaran perennial, yaitu menggabungkan ritual pelbagai agama menjadi satu. Itu sebabnya dia mengaku reinkarnasi Yesus, Buddha, Siwa, dan Nabi Muhammad sekaligus. Dia pun menekankan pentingnya menghormati antar umat beragama. Pengikut ajarannya diajak berkunjung ke kuil, masjid, dan gereja.
REPUBLIKACO.ID, JAKARTA -- Kegiatan pemujaan setan ternyata tidak selalu diramaikan oleh artis luar negeri. Beberapa artis terkenal Indonesia dianggap sebagai salah satu dari iakatan kelompok pemuja ini. Penyanyi seperti Ahmad Dhani, Dewi Persik, bahkan sampai penyanyi hebat Indonesia Agnes Monica pernah disangkutpautkan dengan itu.Dikutip dari AR-rahman.com, Ustadz Harry Moekti pernah
Sistemkami menemukan 11 jawaban utk pertanyaan TTS pemuja agama pengikut api di persia. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan
IglesiaMaradoniana, agama yang memuja Diego Maradona.[Twitter] Ketiga pendiri Iglesia Maradoniana tersebut awalnya memiliki pengikut 30-40 orang, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang sangat mencintai mantan pemain Napoli tersebut. Saat ini, pengikutnya sudah bertambah hingga 200.000 orang dan terdaftar dari 130 negara.
Mulaidari mengajarkan kekerasan, menculik orang, sampai mengajak anggotanya bunuh diri massal. Untuk perilaku paling ekstrem berupa bunuh diri massal itu, ada empat sekte minoritas di dunia yang tercatat pernah melakukannya. Semua sekte itu sekarang resmi dianggap sesat, asetnya disita, serta kegiatannya dilarang oleh pemerintah masing-masing.
Majusiadalah sebutan bagi para pengikut agama Zoroastrianisme (dan secara khusus pendetanya) Istilah ini berasal dari Bahasa Persia Magūsh (مگوش), yang kemudian diterjemahkan ke Bahasa Yunani menjadi Magee (μάγοι), lalu ke (Bahasa Latin: Magūs) yang mana disebutkan pada kitab Matius 2. Orang-orang arab menyebutnya sebagai Majūs (مجوس) karena tidak adanya huruf G dalam abjad
GJma. Verified answer Masyarakat arab jahiliyyah penyembah api disebut juga dengan kaum majusi atau pengikut agama Zoroastrianisme. Majusi menganut kepercayaan bahwa api adalah perwakilan dari dewa adalah sebutan bagi mereka pengikut agama Zoroastrianisme atau penyembah api dan merupakan salah satu agama yang berusia sangat tua sehingga memiliki penganut yang cukup penganut majusi percaya bahwa api yang mereka sembah merupakan perwujudan dari sifat 'Ahura Mazda' atau disebut juga sebagai sifat yang dimiliki oleh dewa dari 'Ahura Mazda' atau dewa kebaikan ini adalah 'Ahriman' yang memiliki arti berlawanan yaitu dewa Al-Quran yang menerangkan atau membahas tentang majusi ada pada surah Al-Hajj ayat pada hadist berbunyi “Sesungguhnya setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Dan kedua orangtuanya lah yang menjadikannya sebagai Nasrani, Yahudi, atau Majusi.” HR. Bukhori.Masa tentang persebaran majusi ini terdapat perbedaan oleh beberapa sejarawan, ada yang menyebutkan ia hidup antara SM, namun adapula yang mengungkapkan 6 lebih lanjutKitab agama majusi dapat dilihat di SPJ4
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Bangsa Persia adalah salah satu suku yang tergolong dalam Bangsa Iransekarang. Bangsa Persia sendiri menggunakan bahasa Persia. Bangsa Persia merupakan keturunan dari Bangsa Arya yang berasal dari Asia Tengah ke Iran pada masa millennium kedua sebelum masehiSM. Bangsa Arya terpecah menjadi dua yaitu bangsa Persia dan bangsa Media. Peradaban Bangsa Persia ini telah memperkenalkan tiga agama utama yaitu Zoroastrianisme, Manikeanisme, dan Baha’ buku “A History of Zoroastianism karya Mary Boyce” Zoroastrianisme atau Majusi adalah agama dan suatu ajaran filosofi yang didasari oleh ajaran Zarathustra yang di dalam bahasa Yunani disebut Zoroaster. Zoroastrianisme adalah ajaran agama atau kepercayaan yang diperkenalkan oleh bangsa Persia Kuno atau biasa dikenal dengan nama Iransekarang.Sekitar tahun 500SM ada seorang manusia yang bernama Zoroaster, dia adalah orang yang sangat terkenal dan dipuja-puja oleh bangsa Persia. Dia adalah seorang pemimpin agama yang besar dan dulu juga pernah menjadi seorang prajurit. Zarathustra atau Zoroaster juga dikenal sebagai pelopor berdirinya agama Zoroastrianisme di Persia. Di dalam kepercayaan bangsa Persia, Zoroaster atau Zarasthustra dianggap sebagai seorang nabi, dan dianggap mempunyai karunia untuk menyembuhkan sakit dan juga dapat melakukan berbagai mukjizat. Di dalam buku “Agama-Agama Minor karya Siti Nadroh dan Syaiful Azmi” agama atau kepercayaan Persia kuno Zoroastrianisme hanya adasatu Tuhan Yang Maha kuasa yaitu Ahura Mazda. Ahura Mazda adalah sangpencipta dan segala sembah hanya ditunjukan kepadanya. Dan dari pengakuan itu hanya boleh menyembah Ahura Mazda yang harus disembah oleh bangsa Persia Kuno. Agama Zoroastrianisme memiliki prinsip dan kepercayaan atas dua kekuatan yang saling bertentangan yaitu kekuatan kebaikan dan kekuatan kejahatan. Didalam agama Zoroastrianisme kekuatan yang jahat diwakili oleh Angra Mainyu atau Ahriman dan kekuatan yang baik diwakili oleh Spenta Mainyu. Walaupun ajaran Zarasthustra mengajarkan monoteisme dengan Ahura Mazda sebagai salahsatu dewa yang harus disembah tetapi ada beberapa dewa lain dan diakui keberadaannyaAsha Vahista Dewa tata tertip dan kebenaran dewa ini berkuasa atas Manah Dewa yang digambarkan sebagai sapi jantan dewa ini dikenal sebagai dewa hati nurani yang Vairya Dewa yang berkuasa atas segala Armaity Dewa yang berkuasa atas tanah dan dan Amertat Dewa yang berkuasa atan air dan tumbuh tumbuhan. Agama Zorostrianisme memiliki sifat atau ajaran hidup seperti Zarsthustra yaituHumata Pikiran BaikHukhata Kata yang BaikHavarsta Perbuatan yang Baik Kuil Api Perlambangan atau wujud dari Ahura Mazda adalah api, maka disetia sudut kota pada masa Persia kuno berdiri kuil api yang digunakan untuk tempat pemujaan. Api didalam kuil untuk tempat beribadah dibiarkan menyala terus menerus untuk menandakan sebagai lambang kehadiran Dewa. Api tidak hanya melambangkan sebagai kehadiran Tuhan, tetapi juga melambangkan simbol kesucian maka dari itu api ini dijaga oleh para pendeta yang dipanggil Majus agar tetap buku “Agama-Agama Dunia karya Michael Keene” agama ini untuk melakukan upacara keagamaan tidak harus pergi ke kuil, mereka dapat melakukan dimana saja seperti di gunung, sungai, lading atau rumah. Waktu yang disarankan untuk melakukan upacara keagamaan sehari-hari adalah di pagi hari. Zoroastrianisme juga mempunyai hari raya atau yang biasa disebut dengan Gahambars. Didalam agama Zoroastrianisme perayaan tahun baru atau Nau Ruz atau Noruz merupakan hari raya yang harus dilaksanakan secara meriah. Dan ada juga perayaan lain seperti Festival Seribu HariSada yang dirayakan didekat sungai untuk memperingati orang-orang yang sudah meninggal dan ulang tahun buku “Companion Encyclopedia of Asian Philosophy karya Brian Car and Indira Mahalingam” ajaran Zoroastrianisme tidak ada penguburan atau pembakaran mayat orang yang sudah meninggal karena akan menodai air,udara,bumi dan api. Orang-orang yang sudah meninggal akan diletakan di atas Dakhma atau Menara KetenanganTower of Silence. Agama ini juga percaya akan adanya hari akhir atau hari kiamat, dan setiap manusia harus melewati Civanto Peredho yaitu sebuah jembatan yang lebih halus dari sehelai rambut yang terbentang di atas Gehannamaapi siksaan. Dan para pemuja AngraMainyu atau kekuatan jahat akan jatuh kedalam api neraka, sedangkan penyembah Ahura Mazda akan berkumpul disurga atau Paradeiza. Kitab majusi oleh Hochithecreator Para pengikut Zoroastrianesme atau Majusi mempunyai Kitab Suci yaitu Avesta. Berasal dari kata Avistak yang berarti bacaan. Dan sekarang kitab suci ini hanya terdiri dari lima bagian yaitu Yasna, Vispered, Vendidat, Yasht, Khorda. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
NilaiJawabanSoal/Petunjuk MAJUSI Pengikut agama pemuja api di Persia Kuno ZOROASTER Kaum pemuja api BEDIL Senjata api terutama senapan model kuno UMAT Para penganut pemeluk, pengikut suatu agama MAGI Golongan imam dari zaman Persia Kuno PENYEMBAH Pemuja; penganut, pengikut, penyanjung; ~ berhala pagan; KATEKUMEN Pengikut pelajaran agama sebelum dibaptis dalam agama Katolik AGNIHOTRA Kurban suci yang dipersembahkan kepada dewa api Agama Hindu AVESTA Bahasa kuno Iranika yang digunakan sebagai bahasa suci agama Zoroaster ORTODOKS 1 berpegang teguh pd peraturan agama; 2 kolot; berpandangan kuno TUA Kuno SIMPATISAN Pengikut ISLAM Agama PAWAKA Api JATAKA Cerita fabel Jawa Kuno yang bersumber dari India, berisi ajaran agama Buddha PENGANUT Pengikut aliran politik; pemeluk agama, kepercayaan ia seorang ~ agama yang taat TUNAM Tali api-api dari sabut, seludang kelapa, dsb untuk sumbu meriam kuno dsb; murang; upet; MURID 1 anak atau orang yang sedang belajar, bersekolah; 2 pengikut suatu ajaran agama, kepercayaan, dsb INJIL ...kanonis Kris Injil yang berupa karya autentik dari empat pengikut Yesus Kristus Matius, Markus, Lukas, Yohanes, merupakan bagian dari kitab Perjanji... BATU 1 benda keras dan padat yang berasal dari bumi atau planet lain, tetapi bukan logam; 2 akik untuk mata cincin dsb; 3 intan buatan untuk melicinkan... ILMU Pengetahuan tt suatu bidang yang disusun secara sistematis menurut metode-metode tertentu yang dapat dipergunakan untuk menerangkan gejala-gejala ter...
Majusi atau Zoroastrianisme adalah sebuah ajaran purba Parsi yang diasaskan oleh Zarathustra, yang bukan sahaja sebuah agama, tetapi sebuah falsafah kehidupan, juga disebut agama penyembah api dan Magianisme. Agama ini dikenali sebagai agama Parsi lama, Zarathustra, Zoroaster, Zoroasterisme, sebelum kemudiannya dikenali sebagai Agama Majusi. Sebelum kelahiran nabi Muhammad, agama ini merupakan agama yang utama di Timur Tengah dan Asia Tengah, namun pada hari ini, penganutnya adalah minoriti dimana kebanyakan mereka bertumpu di India. Sejarah Catatan pertama mengenai agama Majusi bertarikh sekitar pertengahan abad ke lima sebelum masihi SM. Ia adalah tulisan Herodotus yang bertajuk Sejarah diterbitkan pada 440 SM yang mana penulisan ini menceritakan mengenai bangsa Iran purba. Tulisan beliau merupakan sumber utama mengenai sejarah awal Empayar Achaemenid 648 SM – 330 SM dan dalam penulisan beliau, orang Parsi digelar sebagai Medes atau Mada dan Parsi ketika itu, yang terbahagi kepada beberapa puak. Puak-puak ini kemudiannya disatukan dibawah pemerintahan Cyrus Agung yang merupakan raja Achaemenid. Dalam penulisan ini juga, tersebut puak ke-enam Medes yang digelar Magi, yang berkemungkinan adalah golongan paderi dan mereka ini mempunyai pengaruh yang kuat dalam pentadbiran Medes. Magi berpegang kepada ajaran Zurvanisme, salah satu cabang agama Majusi. Empayar-empayar Parsi kemudiannya disatukan dibawah pimpinan Cyrus Agung diikuti dengan puteranya, Cambyses II. Kuasa Magi ketika zaman mereka ini disekat menyebabkan pemberontakan pada tahun 522 SM. Golongan Magi ini kemudiannya mencalonkan Smerdis sebagai raja Parsi dan mendakwa bahawa beliau adalah putera Cyrus. Pencalonan ini tidak mendapat bantahan daripada jajahan-jajahan Parsi kerana Cambyses yang memerintah Parsi ketika itu adalah seorang ketua dengan sikap kuku besi dan selalu menghabiskan masa di Mesir berbanding Parsi. Malah, Smerdis menjanjikan pelepasan cukai selama tiga tahun kepada rakyat Parsi. Herodotus iii. 68 Inskripsi Behistun. Menurut Inskripsi Behistun, Smerdis memerintah selama tujuh tahun sebelum digulingkan oleh Darius I pada tahun 521 SM. Golongan Magi kemudiannya ditindas dibawah pemerintahan Darius walaupun beliau mendakwa berpegang kepada ajaran Ahura Mazda, sebuah konsep ketuhanan dalam agama Majusi. Terdapat beberapa cubaan dari golongan Magi untuk menjatuhkan Darius, tetapi cubaan-cubaan ini berakhir dengan kegagalan. Namun begitu, agama Majusi mula membina kegemilangannya didalam masyarakat Parsi ketika zaman Achaemenid dan banyak manuskrip-manuskrip lama mengenai agama ini diterbitkan ketika pemerintahan Achaemenid. Malah, kalender Majusi juga turut diperkenalkan ketika zaman ini. Ketika pemerintahan dinasti Seleucid dan Parthia pula, status agama ini kurang jelas. Kemudian, Parsi jatuh ke tangan Iskandar Agung dimana banyak hasil tulisan agama Majusi dimusnahkan. Ketika zaman Sassanid, agama Majusi sekali lagi mencapai kegemilangannya. Dimana saja Sassanid menawan sesebuah wilayah itu, mereka akan membina kuil Majusi bagi mempromosikan agama ini. Namun begitu, pada masa yang sama, mereka mula menindas orang Nasrani dan penganut Manichaeisme. Pemerintah Sassanid berasa curiga terhadap Nasrani kerana mereka mempunyai hubungan yang rapat dengan Empayar Rom. Kepercayaan Majusi kemudiannya berkembang sehingga ke China melalui Jalan Sutera. Pada abad ke tujuh, empayar Sassanid kalah di tangan Arab dan titik ini merupakan penutup kegemilangan Majusi. Penganut Majusi kemudiannya mula memeluk agama Islam namun begitu, terdapat beberapa kumpulan yang enggan diperintah oleh kerajaan Islam dan mereka ini melarikan diri ke India. Nabi Agama Majusi Zarathustra dipercayai hidup sekitar 500-600 tahun SM dan dikatakan lahir dalam keadaan tersenyum. Lahir sahaja Zarathustra, Raja Durasan terus bergementar, kerana tukang tiliknya memberitahu bahawa ada seorang anak akan dilahirkan, yang akan menggugat kedudukan raja. Raja Duarasan telah memerintahkan 3 orang suruhan menculik bayi itu dan mencampakkannya ke dalam nyalaan api sebuah kuil agama Parsi. Bayi itu tidak terbakar, malah bermain-main dengan api tersebut. Sekali lagi bayi itu diletakkan di tengah padang lembu agar dia dipijak-pijak, tetapi salah seekor lembu datang dan mengawal bayi itu. Kemudian, bayi ini diletakkan dalam gua serigala, namun ketika serigala-serigala hendak masuk, kaki serigaal-serigala itu terpaku ke tanah. Kemudian datang dua ekor kambing menyusukan si bayi. Cubaan Raja Durasan membunuh Zarathustra gagal. Setelah dewasa, Zarathustra pergi beruzlah, berkhalwat, bermeditasi di Gunung Sabalan. Suatu hari Zarathustra didatangi Vonu Manah utusan Tuhan iaitu malaikat yang menyampaikan kata-kata Tuhan wahyu kepadanya. Antara wahyu yang sampai kepadanya ialah, “Orang inilah yang Aku Tuhan temui di sini, yang dia seorang sahaja sudah menerima wahyu Kami.” Menurut Zarathustra, Tuhan iaitu Ahura Mazda sentiasa menyeru manusia ke arah cahaya, kebaikan dan kebenaran. Manakala ada satu lagi kuasa jahat iaitu Ahriman atau Angro Mainyu yang sentiasa menyeru manusia ke arah kegelapan, kesesatan dan kejahatan. Cara untuk mengalahkan Ahriman ialah melalui tiga cara fikir yang baik-baik, cakap yang baik-baik dan buat yang baik-baik. Tiga cara ini disebut humata, hukata dan huvarsta. Zarathustra juga melarang penyembahan berhala dan dewa-dewi. Lebih kurang 10 tahun berdakwah, dia hanya dapat seorang pengikut yang benar-benar beriman. Pada usia 40 tahun, dia menukar strategi dengan berdakwah kepada raja zaman itu iaitu Kavi Vishtapa. Raja kemudiannya bersetuju memeluk agama Zarathustra sekiranya Zarathustra menang perdebatan dengan tokoh-tokoh agama kerajaan. Perdebatan berlangsung selama 3 hari dan ternyata Zarathustra di pihak yang benar. Raja dan rakyat pun memeluk ajaran Zarathustra. Jiwa orang yang mati akan diserahkan kepada Pemegang Buku Kehidupan. Humata, hukata dan huvarsta akan disemak. Sekiranya banyak kebaikan, jiwa itu akan dihantar ke langit syurga. Yang banyak keburukan, akan dihantar ke neraka yang penuh seksaan. Kitab Majusi Kitab suci agama Majusi dikenali sebagai Kitab Avesta atau Zend Avesta. Kitab Avesta terdiri daripada 21 bab dan setiap bab mengandungi 200 muka surat. Namun, yang tinggal sekarang hanya 5 bab, kerana sebahagian besar kitab yang lain telah musnah ketika serangan Alexander the Great. Asalnya Kitab Avesta ditulis dalam bahasa Zand bahasa Parsi kuno. Oleh kerana semakin ramai yang tidak tahu bahasa itu, kitab Avesta diterjemah ke dalam bahasa Pahlavi. 5 bab itu ialah Yasna, Vispered, Vendidad, Yasht dan Khorda Avesta. Ahura Mazda ada banyak nama, dikatakan ada 101 nama seperti Yang Mencipta, Yang Melihat, Yang Mengetahui, Yang Pengasih, Yang Pemurah, Yang Berkuasa, Yang Besar, Yang Dipuja, Yang Tidak Aad Akhirnya, Yang Suci, Yang Tinggi, Yang Benar, Yang Menyebabkan Segala-galanya, Yang Menolong, Yang Menjaga, Yang Tidak Dapat Dilihat Yang Ghaib, Yang Agung, Yang Kekal Abadi, Yang Menghitung, dan lain-lain. Dalam Buku Yashna dikatakan, “Sebutlah dan ulanglah berzikir namaKu pada setiap hari dan setiap malam.” Kitab suci agama Majusi terdapat dalam dua bahasa iaitu Zendi dan Pahlvi, namun disamping dua ini, beberapa bentuk tulisan Cuneform juga ditemui. Naskah Pahlvi menyerupai naskah Parsi kini, tetapi Zendi dan Cuneform berbeza bentuknya. Dalam kitab suci kuno, ada dua pembahagian penting, satu dikenali sebagai Zend Avesta atau Avesta Zend, dan yang lain adalah Dasatir. Masing-masing terbahagi lagi dalam dua bahagian iaitu Khurda Avesta dan Kalan Avesta, juga dikenali Zend dan Maha Zend, Khurda Dasatir dan Kalan Dasatir. Begitu banyak versi yang berbeza-beza tentang jumlah, bahasa, serta bila wahyu diturunkan, namun tidak ada satu pun yang dapat dipastikan. Menyembah Api Api dianggap sebagai simbol cahaya, terang dan kebenaran dan selepas zaman Zarathustra, api yang dinyalakan di rumah-rumah ibadah agama Zarathustra mula dianggap mulia dan akhirnya sampai ke peringkat dipuja dan disembah. Dari sinilah wujudnya agama yang dikenali sebagai agama Majusi pada zaman Rasulullah SAW. Pada hari Akhirat, manusia akan dihidupkan semula untuk diadili oleh Ahura Mazda. Manusia akan melalui satu titian yang bernama Cinvat atau Civanto Peretu. Di bawah titian ini terdapat arus ombak gelombang cairan logam yang bernyala-nyala neraka. Titian ini sangat halus, lebih halus daripada rambut. Orang baik akan dimasukkan ke dalam Paridaeza Paradise, Firdaus. Yang jahat akan dimasukkan ke dalam Gehannam Jahannam. Solat Sembahyang mereka 5 kali sehari semalam dan sebelum sembahyang, ada upacara seakan-akan wudhuk. 4 unsur alam dipandang suci iaitu tanah, api, air dan angin. Oleh itu mayat tidak boleh terkena semua itu. Maka mereka tidak mengebumikan mayat, membakar mayat, tidak menghanyutkan mayat dan tidak membiarkan mayat begitu sahaja. Sebaliknya, mereka menjalankan upacara pengebumian langit’. Terpadamnya Api Majusi Di manakah lokasi yang dikatakan apinya menyala selama ribuan tahun dan tidak pernah terpadam? Mengikut beberapa sumber bacaan, api yang dinyalakan ini dipastikan terletak di salah satu kuil api sembahan penganut agama Majusi. Menurut beberapa maklumat, eternal fire’ yang terpadam dalam peristiwa ini terletak di suatu lokasi bernama Istahrabad. Tetapi sumber lain pula mengatakan, api yang menyala selama ribuan tahun di kesemua kuil di bawah jajahan empayar Parsi terpadam terus pada malam kelahiran baginda. Sebenarnya, pada zaman pemerintahan Bani Sasan, mereka telah membina banyak benteng yang kukuh serta ratusan mungkin ribuan kuil menyembah api kerana Dinasti Bani Sasan menjadikan agama Majusi sebagai agama rasmi empayarnya. Pada masa kini, hanya ditemui beberapa buah sahaja kuil api yang masih terselamat di sekitar wilayah negara Iran kerana kebanyakan kuil api ini dihancurkan oleh tentera Islam ketika mereka mula memasuki dan membebaskan beberapa kota serta daerah di tanah Parsi. Diantara kuil api yang terselamat pada masa itu adalah kuil api Atashgha yang terletak di puncak bukit dalam daerah Isfahan, Iran berketinggian sekitar 210 meter. Mungkin kerana kedudukannya terlalu tinggi pada waktu itu, tentera Islam tidak memusnahkan ia kerana kawasannya yang licin dan berbahaya. Tanda terpadamnya api ini menunjukkan bahawasanya telah lahir seorang manusia yang bakal memadamkan kepercayaan menyembah api dan akan membawa ajaran baru yang bakal menjadi tentangan kuat ke atas penganut agama Majusi. Nota Hadis tidak sahih tentang peristiwa ini. Penganut Penganut agama Majusi dianggarkan seramai 200,000 pada tahun 1996. Di India sahaja, jumlah penganutnya adalah seramai 69,601 bancian 2001, di Pakistan, jumlahnya seramai 5,000 orang dan kebanyakan mereka bertumpu di Karachi. Terdapat juga beberapa penganut agama Majusi di Asia Tengah dan Iran. Semoga memberi manfaat.
pengikut agama pemuja api